Keberagaman Pangan Lokal untuk Ketahanan Pangan dan Gizi

KEBERAGAMAN PANGAN LOKAL UNTUK KETAHANAN PANGAN DAN GIZI

Zadrak Mengge  dan Alberty M. Olla,

Abstrak

Produksi dan konsusmi pangan lokal yang beraneka ragam merupakan sebuah strategi pemenuhan pangan yang sejak lama dilakukan oleh umumnya masyarakat di Nusa Tenggara Timur, yang hingga kini masih dibudidaya maupun tumbuh liar di hutan dan dirawat alam. Ketersediaan pangan lokal, bila dikembangkan dengan baik, bisa memenuhi kebutuhan pangan dan gizi rumah tangga dan tentu turut menciptakan swasembada pangan daerah.

Pengembangan pangan lokal daerah akan semakin meningkat lagi, bila didukung dengan teknologi pasca panen, baik teknologi pengolahan pangan untuk konsumsi keluarga maupun teknologi yang mendukung pengembangan usaha-usaha produktif baru di desa. Pengembangan pangan lokal juga dapat dilakukan dengan menciptakan permintaan dari tingkat desa hingga Provinsi. Penciptaan pangan lokal ini dapat dilakukan dengan arahan atau peraturan Gubernur agar desa-desa bisa menggunakan dana desa untuk investasi teknologi pasca panen. Arahan lainnya agar setiap kegiatan pemerintah dari tingkat desa hingga provinsi mengkonsumsi pangan lokal.

Selengkapnya dapat diunduh pada tautan ini:

https://drive.google.com/open?id=1HT48biomN_lpY3KTsa6CdVSBAr_sJaec

Daftar Pustaka

BAPPEDA Kabupaten Kupang. (2014). Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang 2015. Oelamasi, Kabupaten Kupang.

BAPPEDA Kabupaten Kupang. (2015). Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang 2016. Oelamasi, Kabupaten Kupang.

BAPPEDA Kabupaten Kupang. (2016). Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang 2017. Oelamasi, Kabupaten Kupang.

Mudita, I. W., Heo, M., Nubatonis, Y., Weo, Y. U. P., Hambandima, R., Benu, M., … Luik, P. J. (2015). Pemetaan Pangan Lokal di Pulau Sabu-Raijua, Rote Ndao, Lembata, dan Daratan Timor. (W. Adiningtyas, Ed.), Statewide Agricultural Land Use Baseline 2015 (Vol. 1). Perkumpulan Pikul. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Pollock, I. (2017). Adat in the Office: The Creative Afterlife of a New Order Cultural Policy. Asia Pacific Journal of Anthropology, 18(2), 101–118. https://doi.org/10.1080/14442213.2016.1268198

Abbas, A., Suhaeti, N. R (2016). Pemanfaatan Teknologi Pascapanen Untuk Pengembangan Agroindustri Perdesaan Di Indonesia https://www.researchgate.net/publication/320419918_Pemanfaatan_Teknologi_Pascapanen_untuk_Pengembangan_Agroindustri_Perdesaan_di_Indonesia

Ishak, A., Firison, J., Dinata, K., Mutmaidah, S.. Mutmaidah (2017), Analisis Keuntungan dan Nilai Tambah Produk Olahan Ubi Kayu Skala Rumah Tangga di Kabupaten Bengkulu Tengah (Prosiding Seminar Hasil Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi 2017). http://balitkabi.litbang.pertanian.go.id/wp-content/uploads/2018/07/Prosiding-2017-60-andi.pdf

Kuswardono (2015). https://drive.google.com/uc?id=1GfVHuQAEzMt4tv0cKSlox_63R1w_BSlP&export=download

Yusuf (2015). Pemanfaatan Pangan Lokal Di Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pengolahan Pangan Lokal Menjadi Tepung, Analisis Usaha dan Implikasi Kebijakannya). https://media.neliti.com/media/publications/89525-ID-pemanfaatan-pangan-lokal-di-provinsi-nus.pdf

Badan Pusat Statsitik Nusa tenggara Timur (2017). Statistik Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Timur 2017. https://ntt.bps.go.id/publication/2018/08/31/19c804ce186904a5d26f1164/statistik-pertanian-provinsi-nusa-tenggara-timur-2017.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *