Visioning Kandidat Mama Aleta Fund 2018

Sejak hari ini (23/10) sampai besok (25/10), Pikul mendampingi 2 orang mama penerima kandidat Mama Aleta Fund (MAF) untuk tahun 2018, Mama Maria Sanam dari Desa Fatumnasi dan Mama Mery Liem dari Desa Bonle’u.

Mama Aleta Fund dibentuk untuk mendukung peranan tokoh-tokoh perempuan dan generasi muda dalam melakukan perlindungan alam dan sumber-sumber kehidupan masyarakat di Indonesia bagian timur.

Aktifitas utama dari MAF adalah menemukan Naususu dan Lulbas. Naususu dalam bahasa Dawan berarti yang menyusui. Nama ini diadopsi oleh Mama Aleta Fund sebagai simbol dukungan terhadap tokoh perempuan yang tengah/sedang melakukan perjuangan di wilayahnya. Mama Maria dan Mama Merry adalah kandidat Naususu untuk MAF 2018. Sedangkan Lulbas berarti pembawa pesan. Melambangkan peranan generasi muda sebagai perekam proses dan penyebar pesan perubahan dari tingkat tapak. Lulbas bertugas untuk mendampingi tokoh-tokoh Naususu dalam melakukan peranannya sebagai motor penggerak di masyarakat.

Kandidat yang terpilih menjadi tokoh Naususu akan mendapat dukungan dari Mama Aleta Fund antara lain berupa: Biaya transportasi untuk menunjang perjuangan yang dilakukan, Insentif sosial budaya lokal (ritual adat, dll), Assessment dan pendampingan atas perjuangan yang dilakukan, Dana perjuangan, Dukungan kampanye dan penggalangan dana publik, dan bantuan pelayanan hukum, jika dibutuhkan.

Untuk memastikan terjadinya proses pemilihan dan berjalannya program Naususu, Mama Aleta Fund bekerjasama dengan Yayasan PIKUL sebagai fasilitator pendamping untuk peningkatan kapasitas kandidat tokoh Naususu.

Pendampingan dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu Workshop Visioning , Program Teman Belajar MAF (pembekalan bagi peningkatan kapasitas tokoh Nausus) serta Workshop Evaluasi & Refleksi ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *