Membangun Kesadaran Kritis Anak Muda, PIKUL Buka Program Relawan Magang


Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia!. Kutipan kata-kata mantan presiden pertama Indonesia, Soekarno ini sepertinya tidak berlebihan. Siapapun tahu, anak muda adalah jantung generasi, menentukan arah peradaban masyarakat, sekarang dan nanti

Kupang, (10/12/18) – Untuk memberi ruang belajar bagi generasi muda untuk menjad kritis dan berintegritas, maka sejak Desember 2017, PIKUL membuka kesempatan belajar anak-anak muda di Kupang lewat Program Relawan Magang (PRM).

PRM bertujuan untuk mengajak anak-anak muda di Kupang untuk perlahan membangun kesadaran kritits dan belajar peka terhadap masalah sosial kemasyarakatan disekitarnya, lewat merencanakan program pembelajaran dan magang bersama program-program yang dijalankan oleh PIKUL. Secara khusus para relawan akan belajar dan berdiskusi tentang isu sosial seperti kedaulatan pangan, hak asasi manusia dan keadilan sosial sebagai bagian dari visi PIKUL: Kampung Berdaulat.

Dany Wetangterah, selaku Koordinator Program Relawan Magang PIKUL mengatakan bahwa kesempatan belajar lewat relawan magang ini didesain agar anak-ana muda peserta sedapat mungkin bisa perlahan membangun kesadaran kritis, sikap yang peka terhadap kondisi sosial disekitarnya.

“Program relawan ini adalah proses belajar bersama, sebagai upaya PIKUL untuk meletakan fondasi dan sejumlah prinsip dan nilai-nilai sosial yang kuat kepada anak-anak muda relawan. Sehingga kelak ketika para relawan berkomitmen untuk menekuni pekerjaan mereka dimanapun mereka berada, integritas dan keberpihakkan mereka sudah tegas” lanjutnya.

Disamping itu relawan juga akan belajar pengorganisasian lewat merencanakan aktifitas pembelajaran dan aksi lewat program yang direncanakan bersama. Selain itu dharapkan diakhir dari proses belajar ini, para relawan ini bisa menjadi bagian dari para pelopor untuk mewujudkan visi “Kampung berdaulat” PIKUL.

PRM angkatan pertama dilaksanakan selama 3 bulan (Desember 2017 s/d Februari 2018) dan direncanakan untuk dilaksanakan rutin. Angkatan pertama PRM memberi kesempatan kepada 8 orang anak muda (3 perempuan, 5 laki-laki) untuk belajar bersama PIKUL.

“Saya sangat senang mendapat kesempatan belajar dengan menjadi relawan di PIKUL. Karena melalui ruang seperti ini saya bisa menambah pengalaman dan pengetahuan, sebagai bekal masa depan nantinya. Ini juga memperkaya khazanah berpikir saya dengan pengalaman baru. Dan yang pasti melalui tugas -tugas yang diemban akan menambah kemampuan softskill saya, punya teman baru untuk berjejaring lebih luas, mengisi liburan lebih produktif” jelas Joanita Soru, salah satu relawan.

“Saya bisa belajar banyak hal dari tugas wajib yang saya tekuni. Selain itu, saya juga belajar tentang seni digital, pertanian dan juga politik. Saya berharap proses belajarnya lebih ditingkatkan” relawan lain, Petrus Maure menambahkan.

Relawan dibagi dalam 2 jenis tugas pembelajaran; program pembelajaran wajib dan pilihan. Program wajib disesuaikan dengan program yang sedang berjalan di PIKUL; yaitu  Tim publikasi, tim pertanian, tim pesisir dan tim riset) dan program pilihan (English day, Jumat Inspirasi PIKUL (JIP), resensi buku dan PIKUL bagi buku).

Tim publikasi di bawah asuhan Dany Wetangterah beranggotakan Ramlin Bunga dan Aprilian Hadiwijaya. Kedua anggota ini diberi tugas untuk menulis dan mempublikasi setiap kegiatan PIKUL di website dan sosial media lainnya.

Tim riset di bawah asuhan Zadrak Mengge yang beranggotakan Mega Liu dan Edwin Boimau. Bertugas untuk mendukung pelaksanaan riset tenurial di 2 tempat; yakni Amfoang dan Pulau Semau, Kabupaten Kupang.

Tim pertanian di bawah asuhan Ester Umbu Tara yang beranggotakan Pertus Maure, Martha Loban dan Mesron Nome dengan tugas mendukung gerakan #KupangBatanam, menanam tanaman produktif dipekarangan kantor PIKUL dan mencari lahan berkebun untuk dijadikan kebun PIKUL.

Tim pesisir di bawah koordinasi Ecy Doek beranggotakan Joanivita Soru dengan tugas input data survey dan memfasilitasi kegiatan pendidikan hak masyarakat pesisir lewat program PIKUL bersama KIARA.

Selain itu, para relawan juga merencanakan program piliihan, yaitu program pembelajaran yang disepkati bersama; yang ditetapkan oleh para relawan sendiri. Diantaranya Resensi Buku, (program membaca dan menulis resensi buku), English day, PBB (Pikul Bagi Buku) dan di setiap hari jumat dialksanakan diskusi mingguan dengan nama JIP (Jumat Inspirasi PIKUL) dengan topik diskusi tematik.***(Penulis : Ramlin Bunga, Relawan PIKUL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *