| Pak Bustaman, Lurah Bakunase: Semua Gara-gara YAO! |
|
|
|
| Written by Administrator |
| Wednesday, 25 May 2011 04:28 |
Kelurahan Bakunase memenangkan juara 1, lomba Kupang Green and Clean (KGC) tahun 2010.
“Saya berterima kasih kepada pak Lurah. Karena memperkenalkan cara ini (biogas) kepada kami. Kami sudah lihat hasilnya pada kompor yang kecil, sekarang kami sementara mempersiapkan lubang yang lebih besar lagi untuk membuat biogas yang lebih besar lagi” jelas Joko, salah satu pengusaha Tahu di Kelurahan Bakunase. Inovasi teknologi biogas ini diperkenalkan pada pengusaha tahu dan para peternak babi di Kelurahan Bakunase dengan bekerja sama dengan Geng Motor IMUT, yang juga adalah peserta Lingkar Belajar Komunitas Bervisi. “Dulu saya pusing, karena tidak tahu limbah ini mau dibikin apa, mau dibuang ke mana, semua tempat sudah penuh. Karena bau, masyarakat sekitar juga sering mengeluh. Bustaman masih punya mimpi lainnya; salah satu hal yang menjadi fokus mimpinya adalah menurunkan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di kelurahannya. Guna meredam KDRT, kelurahan bakunase mengawali tahun 2011 dengan membentuk Sekretariat Bersama untuk penanggulangan KDRT.***(andry, danny, dody) |
| Last Updated ( Wednesday, 25 May 2011 04:55 ) |



KGC adalah lomba yang diselenggarakan oleh pemerintah Kota Kupang yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat kota Kupang terhadap lingkungan di masing-masing kelurahan. Kelurahan yang paling bersih, dan yang memiliki terobosan paling jitu dalam mengelola lingkungan akan dipilih menjadi juara.
Sekarang saya sudah tahu, mau diapakan limbah ini. Kalau sudah jadi (biogas), saya juga akan menyalurkan gas-nya ke tetangga-tetangga terdekat” lanjut Joko dengan tersenyum. Kelurahan Bakunase mengalahkan kelurahan lain di Kota Kupang, dan berhak atas hadiah dari Pemerintah Kota Kupang.




















