Home Inspirasi Ibu Ita Y. Adu: Satu Mimpi Su Terwujud!
Ibu Ita Y. Adu: Satu Mimpi Su Terwujud! PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 25 May 2011 03:54

 Dulu di Kelapa Tinggi tak ada PAUD.

“Liat sa. Baru sa satu bulan kegiatan (LBKB YAO) selesai, sekarang disini sudah ada PAUD. Satu mimpi saya su terwujud!” Ibu Ita menjelaskan keberhasilannya dengan bangga. Ibu Ita Y. Adu adalah salah satu peserta LBKB YAO asal Kupang, yang tinggal di dusun Kelapa Tinggi, desa Mata Air, Kab. Kupang.

 
 

PAUD yang baru saja dijalankan ini berjalan tiga kali seminggu. PAUD ini juga dintegrasikan dengan Posyandu; sehingga mayoritas anak-anak peserta PAUD adalah peserta posyandu, atau dari keluarga yang mengikuti posyandu. PAUD yang dijalankan oleh Ibu Ita Adu ini sebagai bentuk pernyataan komitmennya dalam melakukan perubahan di komunitasnya. Komitmen ini dia sampaikan pada saat Lingkar Belajar Komunitas Bervisi (LBKB) untuk daerah Kupang, Solor dan Adonara yang dilaksanakan oleh PIKUL pada Juli 2010.

Kawasan Kelapa Tinggi tidak terlalu jauh dari Kota Kupang, terletak hanya sekitar 15 kilometer arah Timur, Kota Kupang. Kebanyakan penduduk di Kelapa Tinggi adalah petani penggarap sawah atau menjadi nelayan. Angka kekurangan gizi di daerah ini cukup tinggi, dan anak-anak Kelapa Tinggi berjalan 2.5 kilometer untuk belajar di SD terdekat. 2 kondisi ini yang menjadi alasan Ibu Ita Y. Adu dan Ema Mone untuk menginisiasi hadirnya Posyandu yang sekarang di lengkapi dengan PAUD ini.
“Sejak kegiatan (LBKB) di YAO, saya sadar kalau mau bikin perubahan itu tidak harus yang besar-besar. Bisa juga dimulai dari hal yang kecil, yang kita bisa. Asal kita mau mewujudkan mimpi kita” jelas Ibu Ita. Sepulangnya dari kegiatan di YAO, Juli kemarin. Ibu Ita dan Ema langsung mengumpulkan para Ibu di Kelapa Tinggi dan menyampaikan mimpi mereka kepada semua ibu. Alhasil, ide tersebut disetujui dan saat ini  di Kelapa Tinggi sudah ada PAUD!

Ide membuat PAUD juga datang dari kesadaran dan pengalaman pribadinya. Ibu Ita kehilangan salah satu anaknya yang meninggal akibat penyakit Diare. Anaknya meninggal karena dia tidak tahu bagaimana mencegah dan mengobati anak diare. Sejak itu, Ibu Ita berjanji pada dirinya sendiri agar kejadian seperti ini tidak terjadi pada orang lain. Sejak itu, Ibu Ita semakin bersemangat menjadi kader kesehatan.

Sekarang Ibu Ita senang sekali. Karena, setelah lebih dari 6 bulan menjalankan PAUD-nya dibawah pohon asam, sekarang Ibu Ita sudah mendapatkan surat ijin operasional  PAUD dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang. Surat ini juga berarti PAUD ibu Ita sudah resmi bisa berjalan. "Saya bahagia sekali. Satu mimpi saya su terwujud!" ujar ibu Ita ceria.***(danny, alfred)

 LIHAT video singkat Profil Ibu Ita Y. Adu



Add this page to your favorite Social Bookmarking websites
Reddit! Del.icio.us! Mixx! Free and Open Source Software News Google! Live! Facebook! StumbleUpon! TwitThis Joomla Free PHP
Last Updated ( Wednesday, 25 May 2011 06:41 )
 

Add comment


Security code
Refresh

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini708
mod_vvisit_counterKemarin576
mod_vvisit_counterMinggu ini2357
mod_vvisit_counterMinggu lalu4302
mod_vvisit_counterBulan ini11843
mod_vvisit_counterBulan lalu15621
mod_vvisit_counterTotal Harian208500
We have: 2 guests, 3 bots online
IP Anda: 38.107.179.239
 , 
Today: Feb 22, 2012

Jejaring Sosial PIKUL

  • Facebook: perkumpulan.pikul
  • YouTube: pikulers
  • Twitter: pikulers