| LBKB II, Wilayah Solor: Menghijaukan Solor atau Mati |
|
|
|
| Written by Administrator |
| Monday, 01 August 2011 06:45 |
Sebagian kecil orang, melakukan hal-hal kecil, di tempat terpencil akan melahirkan perubahan besar dan berdampak luas!
Gersangnya pulau Solor yang rawan kebakaran dan penebangan pohon membawa para aktor pada dua pilihan: menghijaukan Solor atau mati? Jawaban atas pertanyaan ini dirumuskan dalam satu mimpi besar ke-24 aktor Solor yang berkumpul di Ritaebang (20-23 Juni 2011). “SOLOR HIJAU” menjadi pilihan sekaligus mimpi mereka. Metode Appreciative Inquiry dengan pendekatan asset based memberi keyakinan kepada para aktor bahwa apa yang sedang dikerjakan dan dimimpikan akan melampaui setiap tantangan krisis sosio ekologi yang sedang terjadi. Iklim boleh berubah dan ketergantungan boleh diciptakan pihak luar tetapi manusia di Solor sendiri yang menjadi penentu keberlanjutan hidup orang Solor. Melalui mantra-nya “Mula puken, adan tawa,” mereka yakin bahwa menanam adalah pilihan terbaik menuju Solor Hijau. ***(Andry) |
| Last Updated ( Monday, 01 August 2011 07:01 ) |



Antusiasme dan kepercayaan diri peserta Lingkar Belajar Komunitas Bervisi II, Wilayah Solor terlihat ketika mereka diberi apresiasi atas apa yang sedang dilakukan masing-masing. Hal biasa yang dilakukan ternyata sedang membawa perubahan bagi dunia. 




















Comments
"Mula Puken, Adan Tawa" kiranya menjadi SPIRIT tuk semua orang SOLOR...
RSS feed for comments to this post