Nelayan dan Petani Membaca Cuaca dan Musim

Selengkapnya laporan ini dapat diundug di sini: DOWNLOAD

Laporan penelitian kebutuhan informasi iklim petani dan nelayan di Kabupaten dan Kota Kupang

riset_info_nelayan2Pengetahuan lokal terkait iklim yang ada pada petani terutama menyangkut waktu mulai, waktu berakhir, anomali hujan (lebih atau kurang). Petani lahan kering lebih membutuhkan informasi tentang waktu mulai hujan, sementara petani padi dan holtikultura lebih membutuhkan informasi tentang anomali hujan. Tidak ada petani yang memiliki pengetahuan tentang angin, baik waktu mulai, berakhir maupun anomali, walaupun sangat mempengaruhi kemampuan produksi mereka.

Pengetahuan lokal yang ada pada nelayan terutama tentang arah dan kecepatan angin, mulai musim badai (angin barat) dan waktu-waktu panen jenis hasil laut tertentu. Nelayan terutama berlaku responsif dan survival dalam menghadapi anomali angin dan badai, terutama bila mereka sedang berada di laut.

Petani maupun nelayan tidak banyak mendapatkan manfaat dari informasi yang disampaikan oleh pihak otorita, baik karena kemampuan memahami informasi maupun karena akses terhadap informasi secara reguler. Karenanya laporan ini merekomendasikan pihak proyek, akademisi maupun pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan regularitas informasi dari otorita yang relevan dengan kebutuhan dan tepat waktu, fasilitasi sinergitas dan pengayaan informasi dari otorita dengan pengetahuan lokal yang ada, penelitian lanjutan untuk penguatan sistem adaptasi yang berkelanjutan serta intervensi teknik pertanian berkelanjutan***(Andry Ratumakin, Silvia Fanggidae)